Showing posts with label kreatifitas. Show all posts
Showing posts with label kreatifitas. Show all posts

February 7, 2014

Bisnis Budaya Vs Budaya Bisnis

Oleh: Mulyadi Saputra

sumber foto: chikalku.blogspot.com 

Beberapa tahun ini budaya korea selatan (Korsel) semakin dahsyat perkembangannya, mewabah pula ke Indonesia yang akhir-akhir ini remajanya sedang demam Korea. Budaya Korea atau kerap di sebut K-POP memang terus mewabah, dari life style hingga seni musik. Lebih dahsyatnya lagi, Korsel cermat dalam menyiasati hal ini, sehingga budaya yang merebak tersebut dipadukan dengan bisnis hingga memperoleh keuntungan financial nan besar. Lalu, apa sebenarnya kiat yang dilakukan Korsel dalam mengembangkan bisnis budayanya, mengapa Indonesia tidak bisa mengembangkan hal serupa?

February 18, 2013

Aktif Berkompetisi Raih Prestasi



Foto: Peribadi Tim
 Soal kompetisi, mahasiswa Institut Manajemen Tekom (IM Telkom) tak usah diragukan. Prestasi dan menjuarai kompetisi sudah menjadi hal lumrah di perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) ini. Dari mulai kompetisi bidang akademik maupun non akademik, pernah dan sering diraih oleh mahasiswa. Lalu, apa sebenarnya triknya hingga meraih prestasi pada setiap kompetisi tersebut?

January 31, 2013

Asep Tatang : “Bersaudara” dengan Surat Pembaca



Foto: Andre Navrada
Bagi seorang Public Relation (PR), pekerjaan mencermati surat pembaca di media massa terkait institusinya tentu sudah tidak asing lagi. Bahkan ada yang menganggap pekerjaan ini sebagai momok menakutkan ketika surat pembaca itu berisi keluhan atau cacian pada institusi yang diwakili sang petugas PR. Sebuah mimpi buruk bila instansinya mendapatkan kritikan atau complain dari konsumen. Sebab, surat pembaca dinilai sebagai alat koreksi konsumen yang dapat menjustifikasi sebuah institusi baik atau buruk.
Namun berbeda dengan Asep Tatang yang menangani bagian PR PT

January 30, 2013

Galih Sedayu : Jangan Berfikir Uang Dulu


Foto: Andre Navrada
         Di dunia fotografi dan kreatif siapa yang tak mengenal Galih Sedayu, sosoknya sering menghiasi ruang-ruang seminar di berbagai komunitas di Kota Bandung, sebagai pembicara hingga menjadi juri dalam perlombaan-perlombaan fotografi. Namun aktifitasnya tak hanya di bidang fotografi semata, di berbagai komunitas kreatif di Kota Bandung ia terlibat dan bahkan menjadi penggerak dan pendirinya. Tentu kesibukannya luar biasa, namun menurutnya orang sibuklah orang yang memiliki waktu, begitupula sebaliknya.
           Sebagai pendiri dan pengelola sekolah foto dan manajemen, Air Foto Network, Galih juga menjabat sebagai, Sekertaris Program Bandung Creative City Forum (BCCF). “Prinsip saya

January 25, 2013

Hanitianto Joedo : Ingin Dirikan Saingan Disney

Oleh: Mulyadi Saputra
Foto: Andre Navrada

Kalau berbicara animasi, Indonesia bisa dibilang jauh tertinggal oleh negara lain. Betapa tidak, negara lain sudah punya film animasi yang menjadi keunggulannya. Sedangkan Indonesia masih belum terlihat, namun dengan keberadaan Indonesia yang belum memiliki keunggulan dalam bidang animasi, banyak orang terus berjuang untuk hal itu. Salah satunya Hanitianto Joedo, SH seorang pakar animasi Indonesia dan Direktur Jogja Animations, terus berusaha menggeluti animasi dan menciptakan karya-karya animasi dan saat ini berusaha menciptakan pelaku-pelaku animasi di Indonesia.
Menurutnya animasi di Indonesia kurang berkembang karena paradigma masyarakat mengenai animasi masih sebatas, bahwa animasi adalah film konsumsi

January 23, 2013

Sri Gunawan: Manajemen Tak Gampang Dipelajari!


Foto: Mulyadi Saputra
Kemampuan mengatur sesuatu mutlak diperlukan semua orang. Keluarga, keuangan, pekerjaan, dan lain-lain butuh pengaturan manajemen tersendiri. Untuk itu, bidang manajemen menjadi keilmuan yang sangat umum di masyarakat. Jika suatu instansi tidak stabil dan mengalami kebangkrutan, sasaran pertama kesalahan pasti manajemennya, karena manajemen memiliki peran besar untuk mengatur organisasi. Tak hanya di instansi, dalam lingkup kecil keluarga sekali pun, bidang manajemen sangat berperan agar keluarga dapat bahagia dan sejahtera.
Tak terkecuali bagi Dr. Sri Gunawan, Ketua Forum Manajemen Indonesia (FMI) yang juga Direktur Program MM (Magister Manajemen) dan Ketua Program Studi (Prodi) MM Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Lama berkecimpung di bidang ini, baginya, manajemen memiliki banyak aspek yang terkadang sulit dipraktikkan.
Maka melalui FMI, ia mempunyai misi memperjuangkan perkembangan Ilmu Manajemen di Indonesia. Ini tak lain mengingat pentingnya manajemen untuk mengubah kondisi yang dihadapi bangsa Indonesia dari dulu hingga sekarang.
Kadang orang berpikir kalau manajemen

January 22, 2013

M. Wisnu Adji: Imajinasi, Eksistensi, dan Akuntansi


Oleh: Patimah
Siapakah yang paling tahu semua hal terkait keuangan di Telkom Group? Jika belum tahu, sosok ini mungkin salah satunya. Ya, adalah M. Wisnu Adji, SE, M.Si., Akuntan yang kini menjabat sebagai Vice President (VP) Financial & Logistic Policy Telkom Group. Dialah yang membawa Telkom Group selangkah lebih maju dibanding perusahaan-perusahaan plat merah lainnya dalam hal pengadopsian International Financial Reporting Standars (IFRS).
Meski Kementerian BUMN menetapkan pemberlakuan IFRS tahun 2012, Telkom Group telah mengimplementasikannya sejak 2011. Rupanya, hal ini tak lepas dari sifat Wisnu yang sangat memperhatikan ketatnya persaingan, sehingga harus selalu jadi yang terdepan. Ia pun menekankan dua hal, yakni kemandirian dan kemampuan menghadapi persaingan. 
“Sekarang persaingan lebih ketat, jadi saya selalu menekankan pentingnya kemandirian. Kedua, ciptakan diri kita agar tetap dibutuhkan orang lain, sehingga dapat terus eksis,” ungkapnya.
Pernyataan pria kelahiran Cimahi, 28 Maret 1964 ini tak

January 21, 2013

Sudahkah Kita Go Green?


ilustrasi: scx.hu
 Indonesia adalah paru-paru dunia, masihkah ungkapan itu layak bagi negara yang semakin berkurang luas hutannya, polusi dari emisi industri tidak terkontrol, dan limbah yang tidak terolah dengan baik? Hanya kita yang merasakannya, dimana oksigen yang kita hirup saat ini masih melimpah atau telah tercampur dengan gas-gas berbahaya lainnya. Dengan efek demikian tumbuhlah berbagai bidang kajian terkait go green.
Termasuk di dalamnya adalah green marketing, konsep yang cukup menarik, karena muncul pada saat masyarakat tengah sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kesadaran tersebut tumbuh melalui berbagai kampanye, seminar dan diskusi lingkungan, yang menyulut masyarakat peka dan bertindak go green. Alhasil, moment ini dimanfaatkan oleh perusahaan dengan mengadopsi green marketing dalam promosi produk dan pencitraan perusahaan. 
Green marketing saja  tentu tak cukup untuk mendapatkan dan mengikat konsumen, jika tidak dibarengi dengan tindakan real dari produsen (perusahaan). Apalagi untuk saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai paham mengenai konsep go green. Seiring tingkat pendidikan dan edukasi, hingga apa yang harus mereka lakukan untuk menyelamatkan bumi, tak hanya untuk membeli produk ramah lingkungan dan organik saja, namun proses yang dilakukan oleh produsen terkait produk dan proses juga menjadi perhatian masyarakat. Sudah go green atau belum?

Menumbuhkan Kreativitas dan Semangat Kerja

Oleh: Mulyadi Saputra


Ilustrasi: danilsetiawan.com



Jelang deadline, Tommy yang bekerja di sebuah penerbitan majalah selalu tampak gelisah. Semua tulisannya belum ada yang selesai dikerjakan. Ia hanya bisa menggerutu kesal sambil memandangi layar komputernya. Situasi seperti ini sering terjadi, ketika kreativitas mulai mengendur saat dikejar deadline. Jangan panik dulu, ini bukan pertanda Anda mulai pikun. Bisa jadi, hal ini disebabkan karena harus mulai menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut. Istirahatkan sebentar dan baca tips berikut yang dapat menghilangkan kekosongan dalam fikiran.
Lakukan pada waktu yang tepat
Kebanyakan orang yang telah berumur berpikir lebih jernih pada pagi hari, sedangkan mereka yang lebih muda, pada siang hari. Temukan kapan waktu yang tepat, dan selesaikan masalah-masalah yang memerlukan pemikiran di waktu-waktu tersebut.
Belajar dari kesalahan sebelumnya
Menurut berbagai studi psikologis, belajar dari kesalahan sebelumnya lebih efektif untuk memperbaiki pekerjaan berikutnya.
Berlatih terus
Belajar dan melatih kemampuan yang baru didapat dengan berulang-ulang akan mengubah organisasi internal otak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam melakukan proses mengingat.
Pilih profesi yang menghadirkan tantangan bagi otak dan pasangan yang cerdas
Orang-orang yang berkarir di bidang yang memerlukan tingkat konsentrasi atau penggunaan intelegensi tinggi besar kemungkinannya untuk dapat mempertahankan kognisinya di level tertinggi. Selain itu, menikahi seseorang yang pintar juga dapat membantu untuk terus mendapat stimulasi tingkat tinggi.
Jangan ragu untuk mengetahui hal-hal baru
Kreativitas kerap diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengadaptasikan satu cara penyelesaian masalah ke masalah lain yang berbeda. Banyak sekali contoh kreativitas manusia yang bermula dari hal-hal kecil (namun menjadi besar), misalnya ide membuat pin untuk membuka kaleng minuman ringan yang berasal dari cara seseorang membuka kulit pisang.
Perhatian
Pernah mengalami lupa nama seseorang beberapa saat setelah bertemu atau berkenalan dengannya? Masalahnya bukan pada ingatan, namun lebih ke arah konsentrasi yang tercurah saat itu. Dengan bertambahnya umur, harus lebih sering mengulang-ulang informasi yang baru didapat supaya masuk ke pusat penyimpanan data yang terletak di dalam otak.
Mendengarkan musik klasik
Seorang psikolog eksperimental menemukan sebuah bukti yang mendukung adanya "Efek Mozart" -- otak yang terekspos (dalam hal ini mendengarkan) musik klasik (contohnya Mozart) akan dirangsang sedemikian rupa sehingga informasi yang diperoleh dapat masuk lebih cepat ke dalam otak.
Menjaga kebugaran badan
Banyak yang percaya bahwa dengan berolah raga, maka kemampuan berpikir/mengingat juga akan semakin menguat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke dalam otak, sehingga merangsang sel-sel otak untuk tumbuh lebih pesat. Meski penelitian belum membuktikan pandangan ini akurat, rasanya tidak ada salahnya kalau dicoba.
Mencoba sesuatu yang baru
Dalam sebuah studi yang membandingkan orang-orang yang mudah mengalami burnout dengan mereka yang dapat mempertahankan kreativitasnya, diketahui bahwa kelompok yang terakhir dapat mempertahankan penampilannya karena terus berusaha menambah pengetahuannya. Jadi, siapa bilang membaca itu tidak penting?
Hindari hal-hal yang bisa membuat tidak fokus
Saat berada dalam situasi chaos atau berisik, banyak hal-hal di sekitar yang mampu mengganggu konsentrasi. Seandainya harus mengerjakan sesuatu yang penting, akan lebih baik bila mampu menjauh dari lingkungan tersebut, misalnya dengan menyendiri di tempat sepi supaya lebih berkonsentrasi.
Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah untuk tetap mengobarkan semangat (rasa cinta) terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang psikolog Belanda terhadap master dan grandmaster catur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat kecerdasan diantara mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah para grandmaster menyukai dan menghayati permainan catur. Ini menunjukkan bahwa semangat seseorang adalah pemicu yang paling baik bagi kreativitas. Coba saja kalau tidak percaya! (dari berbagai sumber)

>>>Artikel yang lain "Klik"<<<